Komisi I DPR Minta Media Hati-hati Beritakan Bentrok Ambon

Komisi I DPR Minta Media Hati-hati Beritakan Bentrok Ambon

- detikNews
Senin, 12 Sep 2011 14:28 WIB
Jakarta - Komisi I DPR yang membidangi keamanan meminta media berhati-hati dalam memberitakan kasus bentrokan di Ambon. Jika tidak, dikhawatirkan bentrokan tersebut akan semakin meluas.

Konflik antarkelompok yang terjadi di Ambon kemarin bisa meluas dan membesar jika semua pihak, termasuk pers, tidak hati-hati dalam menyikapi," ujar Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq kepada detikcom melalui pesan singkatnya, Senin (12/9/2011).

Menurutnya, pers dengan kecepatan informasi yang dimilikinya telah membuka pengetahuan masyarakat tentang apa yang terjadi. Selain itu bisa juga menggerakkan masyarakat akan apa yang harus dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pers melalui investigasinya juga bisa membatasi gerak jika ada pihak-pihak yang ingin memancing di air keruh. Namun di sisi lain pers juga harus hati-hati agar tidak melakukan pola pemberitaan yang justru bisa memicu perluasan dan pembesaran konflik," terang Wasekjen DPP PKS ini.

Menurut Mahfudz, ada beberapa hal yang harus dihindari media terkait bentrokan di Ambon agar tidak semakin meluas. Beberapa hal tersebut yakni, mengungkap kembali konflik yang pernah terjadi di Ambon.

"Mengungkap kembali potret konflik berdarah Ambon pada masa lalu. Penayangan berulang-ulang situasi konflik dan kekerasan. Lalu pemberitaan yang fokus pada korban-korban kekerasan dan publikasi komentar narsum yang cenderung negatif," terangnya.

Menurutnya, pola pemberitaan seperti di atas justru akan semakin memperluas konflik. Ia pun berharap media lebih berhati-hati dalam memberitakan bentrokan di Ambon.

"Pola pemberitaan seperti ini akan menguak kembali trauma masyarakat Ambon dan Maluku terhadap konflik masa lalu yang masih dalam tahap pemulihan," imbuhnya.

(her/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads