Kasus Coblos dalam Lipatan Sudah Muncul Saat Simulasi

Kasus Coblos dalam Lipatan Sudah Muncul Saat Simulasi

- detikNews
Selasa, 06 Jul 2004 10:50 WIB
Jakarta - 'Kepanikan nasional' melanda semua TPS gara-gara kasus mencoblos dalam lipatan dianggap petugas KPPS tidak sah. KPU pun buru-buru mengeluarkan surat edaran (SE) yang menyatakan surat suara tercoblos tembus adalah sah.Namun SE itu tidak tersebar merata, sehingga banyak KPPS yang memutuskan surat suara tercoblos adalah tidak sah. Penghitungan suara ulang pun akan digelar di sejumlah PPS dengan mendasarkan SE itu.Sebenarnya, kasus yang menghebohkan semacam itu sudah muncul saat simulasi digelar jauh sebelum pilpres dimulai. Tapi rupanya kasus itu tidak memicu KPU untuk mengantisipasinya. Buntutnya, banyak kalangan mencurigai bahwa hal itu disengaja KPU untuk menguntungkan kandidat tertentu, atau pun kecurigaan lain.Namun berdasar pantauan wartawan, ada tiga hal yang menyebabkan coblosan tembus itu banyak bermunculan. Pertama, desain dan teknik lipatan menjebak pemilih untuk langsung mencoblos begitu membuka surat suara dan melihat ada jajaran 5 pasang capres-cawapres.Kedua, tidak dilakukan simulasi secara sungguh-sungguh sehingga kasus seperti itu terabaikan. Ketiga, KPU tidak pernah menyosialisasikan bagaimana teknis membuka dan menutupnya. Yang disosialisasikan KPU hanyalah teknis tusuk menusuk saja.Hingga kini, kasus coblos tembus masih jadi polemik. Banyak TPS yang menghitung ulang perolehan suaranya di PPS mulai hari ini. Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) telah mendesak KPU untuk minta maaf atas kasus itu. Bersediakan KPU? Kita tunggu saja! (nrl/)


Berita Terkait