"Kami mengimbau kepada masyarakat Maluku dimana pun berada, khususnya di Kota Ambon dan sekitarnya untuk menahan diri dan jangan terprovokasi dengan situasi yang berkembang," ujar Ketua PMIB Ronald A Syauta dalam pernyataan sikap tertulisnya, Minggu (11/6/2011)malam.
PMIB juga meminta para tokoh adat, tokoh agama serta tokoh masyarakat agar memberikan pemahaman pada masyarakat untuk menahan diri. Mereka juga meminta agar Kapolri dan Panglima TNI segera mengusut tuntas kasus kericuhan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kericuhan di Ambon dipicu kecelakaan lalu lintas. Aksi perang batu sempat terjadi antara dua kelompok warga. Saat ini situasi sudah kondusif. Polri mengirimkan tambahan 200 personel Brimob dari Sulsel.
(rdf/asp)










































