"Kereta mogok karena mesin hilang tenaga. Akibatnya sempat ada gangguan sekitar 1 jam 45 menit, tapi tidak terlalu fatal, karena ini kan hari libur," ucap Mateta saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (10/9/11).
Mateta menjelaskan, akibat mogoknya kereta itu, pihak PT KA harus menggunakan sistem satu sepur. Namun, kereta mogok tersebut sudah bisa kembali berjalan sekitar pukul 19.00 WIB. "Selama satu jam lebih kita pakai sistem sepur tunggal, namun namun pukul 19.20 WIB sudah kembali normal," jelasnya.
Mateta juga menyatakan, kejadian tersebut tidak membuat penumpang membludak di stasiun-stasiun. Ia menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung pada hari libur sehingga pengguna kereta tidak terlalu ramai.
"Tadi saya juga pantau ke stasiun, tidak ada pembludakan. Saya kira ini kan hari libur," terangnya.
(gah/gah)











































