TKW Diiming-imingi Gaji Rp 12,7 Juta Agar Tak Tinggalkan Libya

TKW Diiming-imingi Gaji Rp 12,7 Juta Agar Tak Tinggalkan Libya

- detikNews
Sabtu, 10 Sep 2011 17:56 WIB
TKW Diiming-imingi Gaji Rp 12,7 Juta Agar Tak Tinggalkan Libya
Jakarta - Banyak tenaga kerja Indonesia di Libya yang diimingi-imingi gaji tinggi oleh majikan mereka supaya tidak meninggalkan pekerjaan mereka. Salah satunya Ester Ivena (35). Bahkan, Ester ditawari gaji hingga Rp 12,7 juta agar tidak pulang ke Indonesia.

Ester telah bekerja di Libya sejak tahun 2005 sebagai tenaga semi ahli di sebuah perusahaan pembuat kue. Pada masa awal bekerja di Tripoli, Ester menerima gaji sebesar US$ 550 per bulan. Gaji tersebut kemudian terus naik setiap tahunnya hingga di awal tahun 2011 mencapai US$ 1.000.

"Saat pecahnya konflik bersenjata di Libya, majikan Ester menahannya agar tidak ikut evakuasi. Ester diberikan kompensasi kenaikan gaji hingga mencapai US$ 1.500 per bulan," kata staf KBRI Tunis, M Yazid, kepada detikcom, Sabtu (10/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yazid mengatakan, meski perusahaan Ester kerap tutup karena keadaan tidak memungkinkan. Ditambah lagi, kebanyakan perusahaan yang berasal dari luar negeri telah meninggalkan Libya menghindari konflik. Karena itu, mereka berani membayar Ester cukup tinggi.

Namun, warga Bekasi, Jawa Barat, itu, tetap memilih untuk meninggalkan Libya demi keselamatan jiwa dan raga. Pada Kamis, 8 September 2011, kemarin rombongan yang mengevakuasi Ester tiba di ibukota Tunis sekitar pukul 20.00 malam waktu setempat.

"Sejak jatuhnya Tripoli ke tangan pasukan NTC, 10 orang TKW telah berhasil dievakuasi dari negara tersebut. Tim Evakuasi KBRI Tunis terus mengupayakan evakuasi WNI lainnya yang masih tertahan di sana," kata Yazid.


(irw/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini