"Sejak ekstradisi, tidak ada ancaman atas nama Umar Patek. Pengaruhnya tidak besar di lingkaran mereka," kata Nassir Abbas dalam peluncuran Novel Grafis berjudul Kutemukan Makna Jihad di Toko Buku Gramedia, Grand Indonesia, Jl Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2011).
"Umar Patek tidak memiliki ketokohan. Dia hanya instruktur semata, tipe orang lapangan," tandas Nassir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang saya dengar, Umar Patek cukup kooperatif dalam mengungkap apa yang telah dilakukan. Kalau soal regenerasi, itu tidak pernah berhenti. Tetapi dilakukan diam-diam," tandas Nassir.
(Ari/rdf)











































