SBY Kuat, Mega Wiranto Ketat, Amien Hamzah Lewat

SBY Kuat, Mega Wiranto Ketat, Amien Hamzah Lewat

- detikNews
Selasa, 06 Jul 2004 00:25 WIB
Jakarta - Perhitungan suara Pilpres memang baru dimulai. Namun analisa berdasarkan quick Count (Perhitungan cepat) LP3ES telah memastikan pasangan SBY-Kalla bakal melenggang ke babak kedua. Sedangkan Amien Rais dan Hamzah besar kemungkinan tersingkir.Quick Count LP3ES dipublikasikan pada Senin (5/7/2004) pukul 23.00 wib. Quick Count ini berdasarkan suara dari 2.500 TPS di seluruh Indonesia. Hasilnya: SBY sangat kuat di urutan teratas dengan perolehan 33.90%. Menyusul Megawati 24,90%, Wiranto 23,80%. Amien Rais di peringkat ke-4 dengan perolehan 14,60%. Di nomor buncit Hamzah Haz mengantongi hanya 2,80%.Meski quick Count ini hanya mengambil suara dari 2500-an TPS, namun banyak kalangan menyakini hasil itu tak akan jauh meleset dari hasil akhir perhitungan suara resmi yang dilakukan KPU nanti. Dalam Pemilu legislatif lalu, hasil quick Count LP3ES juga mampu mencerminkan hasil akhir perhitungan KPU. Itulah sebabnya, quick Count LP3ES menjadikan rujukan publik untuk memperkirakan kandidat mana yang bakal melenggang ke putaran kedua pada September mendatang.Merujuk dari hasil quick Count kali ini, banyak kalangan berani memastikan SBY-Kalla bakal melenggang ke putaran kedua. Hamzah Haz- Agum Gumelar (2,80%) dipastikan lewat. "Bahkan Amien Rais - Siswono yang memperoleh 14,60% juga sangat berat untuk bisa lolos ke babak kedua," kata pengamat politik Andi Malarangeng dalam sebuah talk show di MetroTV.Lantas siapa yang bakal bertarung melawan SBY di putaran kedua? "Peluang yang sama dimiliki oleh pasangan Megawati-Hasyim Muzadi dan Wiranto-Salahuddin Wahid," tutur Andi. Perolehan kedua kandidat berselisih tipis, 1,10%. Mega memperoleh 24,90%, sedangkan Wiranto 23,80%. Hasil penghitungan Quick Count ini menurut Ketua Divisi Penelitian LP3ES, Mohammad Husain dapat diartikan tidak ada pemenang mutlak yang mendapat 50%. Dengan demikian akan ada pemilihan kedua yang akan dilaksanakan 20 September 2004. “Pasangan Mega-Hasyim dan pasangan Wiranto-Wahid sangat dekat. Karena itu kami belum bisa memutuskan (siapa yang lolos ke putaran ke-2),” kata Husain dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (5/7/2004) malam. “Pasangan Mega-Hasyim dan Wiranto-Gus Solah sama-sama berpeluang masuk ke putaran ke-2,” kata Husain.Walaupun Mega saat ini menduduki perolehan kedua, posisinya bisa saja digeser Wiranto-Gus Solah. Pasalnya, masih ada penghitungan surat suara yang sebelumnya dianggap tidak sah kini dianggap sah. “Kalau surat suara tersebut dihitung ulang, selisihnya bisa semakin melebar, menyempit atau bisa saja terjadi persilangan Wiranto melebihi Mega,” papar Husain. Hasil quick Count itu secara berurutan sama dengan hasil perhitungan suara resmi yang dilakukan KPU. Sampai pukul 23.00 wib, KPU telah menghitung 3.588.694 total suara. Dengan peringkat perolehan suara sbb: 1. S.B. Yudhoyono - M Jusuf Kalla 1.182.214 (32.94 %), 2. Megawati - Hasyim Muzadi 978.100 ( 27.26 %), 3. Wiranto - Salahuddin Wahid 808.181 (22.52 %), 4. Amien Rais - Siswono 499.086 (13.91 %) dan 5. Hamzah Haz - Agum Gumelar 121.113 (3.37 %). (bdi/)


Berita Terkait