Amien Berjaya di Aceh, SBY Kejutkan Jatim

Amien Berjaya di Aceh, SBY Kejutkan Jatim

- detikNews
Senin, 05 Jul 2004 20:38 WIB
Jakarta - Ada catatan menarik dari hasil penghitungan sementara Pemilu Presiden dan Wapres 2004. Amien Rais merebut DI Aceh, SBY-Kalla membuat kejutan di Jatim.Kemenangan sementara Amien Rais di DI Aceh sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Amien Rais-Siswono memang representasi paling afdol bagi pemilih dengan latar belakang Islam yang mendominasi Aceh. Namun, kemenangan sementara Amien di Aceh tetap kejutan karena mereka mampu menyisihkan Hamzah Haz-Agum Gumelar. Asal tahu saja, Partai Persatuan Pembangunan yang menopang Hamzah-Agum kerapkali meraup suara signifikan dari Aceh.Lebih penting lagi, Amien-Siswono juga mampu mengatasi Partai Golkar yang memenangi Aceh pada Pemilu Legislatif lalu. Di Aceh, calon Partai Golkar Wiranto-Gus Solah rupanya tidak lebih popular dari calon Partai Demokrat, SBY-Kalla.Tercatat per Senin (5/7/2004) dengan suara sementara yang dihitung 1.756.111, Amien memegang Aceh dengan 54,2 persen suara. Hamzah Haz justru mendapat simpati paling sedikit di propinsi sarat konflik itu. Duet SBY Kalla menempel ketat Amien-Siswono dengan perolehan 25,57 persen. Seperti di tempat lain, Hamzah-Agum lagi-lagi menjadi juru kunci di Aceh.Lagi-lagi sementara, yang agak mengejutkan adalah penguasaan klasemen sementara di Jawa Timur oleh SBY-Kalla. Memang SBY kelahiran Pacitan, JawaTimur, namun propinsi ini secara tradisional selalu ada dalam genggaman Partai Kebangkitan Bangsa yang menopang Wiranto-Gus Solah. Untuk sementara SBY-Kalla berjaya di Jatim dengan 33,58 persen suara.Wiranto-Gus Solah yang mengharapkan Jatim sebagai kantong suara mereka juga harus puas kalah oleh geliat Mega-Hasyim yang meraup 28,74 persen suara. Wiranto-Gus Solah meraup suara sebesar 25,92 persen.Mega-Hasyim masih berjaya di Kabupaten Malang, kota tempat Hasyim Muzadi bermukim. Sementara di Tuban, kota asal Hasyim Muzadi juga masih dipegang oleh duet capres-cawapres dari PDIP itu. Jombang, kota asal tokoh PKB Gus Dur maupun Gus Solah uniknya dipegang oleh SBY-Kalla. Sedangkan dominasi di daerah tapal kuda dan Madura terbagi antara ke Wiranto-Gus Solah dengan SBY-Kalla. Beberapa data sementara ini membuktikan warga NU memang memecah dukungannya antara memilih Wiranto-Gus Solah atau Mega-Hasyim. Alhasil, SBY-Kalla pun meroket. (asy/)


Berita Terkait