“Sekarang ini kan seperti polisi lalu-lintas nunggu di tikungan. Sambil sembunyi, kadang-kadang ditutupi daun menunggu yang salah lewat. Begitu ada, langsung disemprit,“ kata Jimly Assidiqie di Ary Suta Center (ASC) Disertasi Forum, Jl Prapanca, Jakarta Selatan, Kamis (7/9/2011).
“KPK sekarang menggunakan sadap-menyadap. Jebak-menjebak. Menunggu salah baru ditangkap. Kan seperti cara-cara oknum polantas itu,“ tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Selain pemberantasan korupsi, harus ada institution control mulai dari atas,“ tukas mantan Ketua MK itu.
(Ari/lh)











































