Capres-cawapres Masih Unggul di Basis Tradisional
Senin, 05 Jul 2004 19:30 WIB
Jakarta - Hasil penghitungan suara Pemilu Presiden dan Wapres 2004 sementara menunjukkan para kandidat masih unggul di basis tradisional mereka. Amien unggul di Sumbar, Mega memegang Bali, SBY menguasai Pacitan dan Kalla menggenggam Sulsel.Tercatat berdasarkan data hasil penghitungan suara di Tabulasi Nasional Pemilu Presiden dan Wapres 2004 per pukul 18.30 WIB dengan suara total terhitung 1.756.111 suara, calon dari Partai Golkar, Wiranto masih memenangi perolehan suara di basis tradisional partai Kuning itu seperti Gorontalo, Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.Namun yang menarik, mayoritas suara Partai Golkar dari Sulawesi Selatan lari ke pasangan SBY-Jusuf Kalla. Hal ini tidak bias dipungkiri mengingat figur Kalla yang mengakar di Sulawesi Selatan. Dari catatan sementara SBY-Kalla memperoleh 62,18 persen suara di Sulawesi Selatan diikuti Wiranto-Gus Solah dengan 20,94 suara.Pasangan SBY-Kalla ini juga mencatat kemenangan mutlak di Pacitan, kota kelahiran SBY. Meskipun baru pada angka ratusan, SBY menguasai 82 persen suara di kota terpencil di Jawa Timur itu. Posisi SBY-Kalla di Pacitan diikuti Mega-Hasyim dengan persentase suara hanya satu digit yaitu 7 persen.Yang menarik, secara keseluruhan di Jawa Timur SBY-Kalla masih memimpin dengan 32 persen suara. Catatan ini mengejutkan mengingat Jawa Timur adalah kantong suara PKB yang sebenarnya merekomendasikan untuk memilih pasangan Wiranto-Gus Solah. Untuk sementara, Wiranto-Gus Solah masih menempati posisi ketiga di Jatim dengan perolehan 25 persen. Masih kalah dari Megawati-Hasyim dengan 29 persen suara.Mega-Hasyim juga masih menancapkan kukunya di tiga basis utama PDIP: Bali, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Mega-Hasyim sementara menang mutlak di Bali dengan perolehan 58,74 persen suara dikuntit oleh SBY-Kalla dengan 30,06 persen suara.Amien Rais-Siswono juga masih mendominasi di Sumatra Barat, propinsi yang menjadi basis kekuatan Partai Amanat Nasional yang menyokong Amien Rais. Duet Amien-Siswono menggaet 44 persen suara di Sumbar ditempel SBY-Kalla dengan 25,77 persen suara. Apa kabar Hamzah-Agum? Hampir tidak ada kota ataupun propinsi yang sementara mereka pegang. DI Aceh yang biasanya menjadi kekuatan PPP, partai penopang Hamzah Haz malah menjadi kunci kekuatan Amien-Siswono yang memegang 56,14 persen suara.Bahkan di Tasikmalaya, kota kelahiran Agum Gumelar, duet ini tetap menjadijuru kunci. Pun di Kalimantan Barat, propinsi asal Hamzah Haz, pimpinanklasemen sementara masih ditongkrongi duet Mega-Hasyim.Bagaimana dengan ibukota Jakarta? Rupanya SBY-Kalla masih cukup populer. Sementara mereka unjuk kekuatan di Jakarta dengan perolehan 38,05 persen suara. Amien-Siswono yang didukung Partai Keadilan Sejahtera, penguasa Jakarta pada Pemilu Legislatif lalu, menempel ketat dengan 29,32 persen suara. Sekadar mengingatkan, ini baru hasil penghitungan sementara yang kemungkinan perubahannya masih bias terjadi.
(asy/)











































