Pemukulan di PN Jaktim Dipicu Celetukan Nyeleneh

Pemukulan di PN Jaktim Dipicu Celetukan Nyeleneh

- detikNews
Kamis, 08 Sep 2011 17:39 WIB
Jakarta - Pemukulan pecah usai sidang pemalsuan surat jual beli tanah daerah Tipar Cakung di Pengadilan Jakarta Timur. Hal itu dipicu celetukan dari pihak terdakwa yang dinilai nyeleneh.

"Selesai sidang, ruang sidang kosong. Tapi ada massa yang nggak tahu pendukung siapa tiba-tiba terdengar suara omongan agak nggak enak," ujar Kahumas PN Jaktim HBJ Nasution kepada detikcom di PN Jaktim, Jl Ahmad Yani, Kamis (8/9/2011).

Nasution mengaku tidak mengetahui siapa yang melemparkan celetukan yang memicu keributan itu. Sebab dirinya berada di ruangannya di lantai atas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang jelas, lanjutnya, setelah ada suara 'nyeleneh' tiba-tiba terjadi keributan. Ada orang yang dipukul, bahkan kabarnya dua orang terluka. Namun dia tidak mengetahui berapa orang yang memukul.

Melihat adanya kehebohan itu, pihak keamanan PN Jaktim langsung bertindak. Pihak-pihak yang berseteru langsung dipisahkan.

"Yang luka dibawa, yang mukul kita bawa ke arah parkiran. Tapi saya tidak tahu berapa yang diamankan," katanya.

Nasution menambahkan, kerusuhan di PN Jaktim begitu cepat. Dia berjanji akan meningkatkan pengamanan pengadilan.

"Sebenarnya sidangnya di ruang depan. Karena mati lampu sidang dipindah ke ruang belakang. Sidangnya juga setiap Selasa, tapi kemarin ditunda," tutur Nasution.

Sidang pemalsuan surat jual beli tanah daerah Tipar Cakung ini sudah kedelapan kalinya. Terdakwa adalah Haji Khotib melawan Perumahan Belimun. Menurut Nasution sidang sebelumnya tidak ada keributan seperti ini. Rusuh itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

(nik/nrl)


Berita Terkait