"Tolong selesaikan masalah kami. 15 Bulan kami nggak digaji. Anak istri kami nggak makan. Bapak menteri cuma janji doang. Panggil pengusaha Kanifusa," ujar seorang lelaki dalam kelompok tersebut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2011).
Lelaki tersebut meminta Muhaimin agar menyelesaikan masalah buruh. Muhaimin dinilai tidak bisa bekerja sebagai menteri.
"Kami juga bagian dari rakyat Indonesia," ungkapnya.
Melihat hal itu, Muhaimin hanya diam saja. Tak sepatah kata pun keluar dari mulut Muhaimin. Kelompok pria yang membawa spanduk ini terus mendesak memasuki ruang Komisi IX. Namun sejumlah pengamanan DPR menghadangnya. Kelompok orang ini kemudian diminta keluar dari ruangan.
Tak lama, Muhaimin pun keluar. Awalnya Muhaimin hendak keluar dari pintu depan. Namun karena para pendemo menunggu di pintu depan, Muhaimin pun keluar dari pintu samping. Melihat itu, seorang pendemo berteriak.
"Bapak takut ya?" teriak pria itu. Pendemo ini kemudian membubarkan diri.
(gus/fay)











































