"Itu menurut Wikileaks. Ya namanya Wikileaks kan perlu dicek lagi," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (8/9/2011).
Saat diminta ditanya apakah Polri akan melakukan tindak lanjut pada informasi tersebut, Anton enggan berbicara berkomentar banyak. "Nggak usah dulu lah itu," kilahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala BIN saat itu, Syamsir Siregar malah simpatik dan bekerja sama dengan Polri terkait masalah Munir. Hambatan justru datang dari orang-orang lama di BIN.
(mpr/lrn)











































