Polri: Perlu Dicek Kebenaran Wikileaks Soal Kasus Munir

Polri: Perlu Dicek Kebenaran Wikileaks Soal Kasus Munir

- detikNews
Kamis, 08 Sep 2011 17:04 WIB
Polri: Perlu Dicek Kebenaran Wikileaks Soal Kasus Munir
Jakarta - Polri meminta semua pihak untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang disebarkan Wikileaks terkait soal kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir. Polri menegaskan informasi itu belum tentu itu benar.

"Itu menurut Wikileaks. Ya namanya Wikileaks kan perlu dicek lagi," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (8/9/2011).

Saat diminta ditanya apakah Polri akan melakukan tindak lanjut pada informasi tersebut, Anton enggan berbicara berkomentar banyak. "Nggak usah dulu lah itu," kilahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, Wikileaks mengungkapkan, kasus pembunuhan aktivis HAM Munir 7 tahun silam. Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto merasa yakin Badan Intelijen Negara (BIN) terlibat dalam pembunuhan aktivis HAM tersebut. Semua info itu ada di rilis Wikileaks di sebuah kawat berkode 06JAKARTA9575 yang dibuat pada 28 Juli 2006 silam.

Kepala BIN saat itu, Syamsir Siregar malah simpatik dan bekerja sama dengan Polri terkait masalah Munir. Hambatan justru datang dari orang-orang lama di BIN.

(mpr/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads