Misbakhun Masih Digaji Sakiti Hati Rakyat

Misbakhun Masih Digaji Sakiti Hati Rakyat

- detikNews
Kamis, 08 Sep 2011 16:44 WIB
Misbakhun Masih Digaji Sakiti Hati Rakyat
Jakarta - Wakil rakyat memang seharusnya bekerja demi kepentingan rakyat. Mereka digaji untuk memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan rakyat.

Lalu bagaimana bila seorang wakil rakyat yang digaji dengan uang rakyat tapi justru tidak bekerja untuk rakyat? Menurut anggota Koalisi Pemantau Peradilan, Taufik Basari, itu sama saja menyakiti hati rakyat.

“Masalahnya bukan pada gaji yang masih ia peroleh tapi Misbakhun itu dipilih oleh rakyat untuk bekerja sebagai wakil rakyat. Dan ketika ia tidak bekerja untuk rakyat karena tersangkut kasus tapi tetap diperlakukan seperti orang yang bekerja, itu yang lebih menyakiti hati rakyat,” kata Taufik, di kantor sekretariat Transparency International Indonesia, Jalan Senayan Bawah, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (8/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Parpol sendiri, lanjut Taufik, tidak konsisten memperbaiki kinerja para anggotanya. Parpol cenderung memanfaatkan memori pendek masyarakat akan tindakan buruk yang pernah dilakukan konstituennya dan melakukan pencitraan hanya menjelang pemilihan.

“Bukan salah semata-mata masyarakat, parpol sendiri tidak sehat dan kontinyu memperbaiki diri menjadi lebih baik setiap saat. Malah mereka sering bersikap pragmatis dan membiarkan itu berlalu seolah-olah tidak memiliki tanggung jawab terhadap rakyat yang memilihnya,” ujarnya.

Seperti diketahui politisi PKS, Muhammad Misbakhun mengaku masih menerima gaji. Ia pun belum diberhentikan menjadi anggota Dewan.

“Masyarakat jangan mau dilecehkan dengan permainan politisi yang mengklaim sebagai wakil rakyat tapi tidak bekerja untuk rakyat,” imbuhnya.

(feb/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads