TPS ala Pernikahan Jawa

TPS ala Pernikahan Jawa

- detikNews
Senin, 05 Jul 2004 13:38 WIB
Solo - Banyak cara menyemarakkan pilpres, Senin (5/7/2004). Di sebuah TPS di Solo misalnya, panitia pemungutan suara setempat menyulap TPS layaknya sebuah tempat pernikahan tradisional Jawa. Ada janur melengkung, ada kado, ada krobongan, dan seluruh anggota KPPS mengenakan pakaian tradisional Jawa.Hal tersebut terjadi di TPS No 86 di di RT 01, RW XVIII, Kampung Tanggulsari, Kadipiro, Banjarsari, Solo. Di TPS itu hiasan janur melengkung, pisang tuwuhan serat, tumpukan bungkusan menyerupai kado dapat kita temukan di pintu gerbang TPS yang dibangun di lapangan bulu tangkis kampung setempat.Tidak cukup itu, di krobongan yang biasanya menjadi tempat duduk mempelai, terdapat lima buah kursi. Masing-masing kursi terdapat satu gambar hitam putih pasangan capres dan cawapresnya, sesuai nomor urutnya.KPPS-nya dari ketua hingga anggota juga mengenakan beskap , pakaian tradisional Jawa lengkap dengan keris, blangkon, dan sandal selop. Tidak cukup itu, kadang-kadang panitia juga memutar gendhing-gendhing Jawa yang biasa dikumandangkan untuk memberikan penghormatan kepada tamu yang datang dalam sebuah perhelatan.Bahkan saat memberikan pengumuman lewat pengeras suara agar masyarakat segera menggunakan hak pilih, KPPS juga menyampaikannya dengan penggunaan bahasa Jawa dalam ragam tutur halus atau ragam basa krama inggil."Ini bukan mencari, tapi kami lakukan untuk memberi arti dalam proses demokrasi yang sedang kita dijalani bersama. Selain itu juga agar masyarakat yang terkesan cenderung apatis mau datang ke lokasi pemungutan suara. Lagipula kita ini kan sedang memilih pemimpin bangsa, wajar kalau kita hormati layaknya pengantin," ujar Halfan, ketua KPPS. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads