Menko Polhukam Djoko Suyanto enggan mengomentari laporan Wikileaks tersebut. "Nggak usah dikomentari Wikileaks," kata Djoko usai mengikuti rapat terbatas kabinet di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (8/9/2011).
Djoko malah meminta agar wartawan langsung meminta konfirmasi kepada Wikileaks langsung. "Tanya orang Wikileaks, bener nggak itu," kata Djoko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan mengobrolkan banyak hal. Namun ada juga bahasan soal kasus pembunuhan Munir.
"Sutanto mengatakan dia yakin kalau BIN terlibat dalam pembunuhan itu, tapi dia kekurangan bukti konklusif," demikian kawat itu.
Menurut kawat itu, BIN seolah terbelah ke dalam dua kelompok. Kepala BIN saat itu, Syamsir Siregar malah simpatik dan bekerja sama dengan Polri terkait masalah Munir. Hambatan justru datang dari orang-orang lama.
"Sutanto mengatakan Kepala BIN Syamsir Siregar bersimpati dan bekerja sama dengan Polri, walaupun pejabat BIN yang lama tidak demikian," jelas kawat itu.
(anw/lrn)











































