"Untuk penerangan jalan, kita lakukan penambahan di hampir 100 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) solar cell. Kalau suasananya terang maka diharapkan bisa mengantisipasi pengemudi yang mengantuk. 100 Titik itu di seluruh Purbaleunyi," ujar Kepala Sub Bagian Pelayanan Lalu Lintas Jasa Marga Tol Purbaleunyi Andrie Koestyawan dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (8/9/2011).
Dia menambahkan, di KM 92-93 pun telah dipasang lampu sorot di ruas tol tersebut. Pun di turunan tajam dan di tikungan, ternyata membuat jalan senantiasa terang, langsung terlihat hasilnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati ruas tol tersebut dibangun di atas tanah kapur dan batuan cadas, namun Andrie mengatakan, jalan yang bergelombang sekarang ini tidak ditemukan. Hal itu dikarenakan jalanan telah dilapisi aspal.
"Kalau jalan gelombang nggak ada. 6 Bulan sekali tingkat kerataan jalan diukur. Selalu dilakukan pengukuran oleh Litbang Kementerian Pekerjaan Umum," terangnya.
Andrie mengimbuhkan, di KM 91 hingga KM 93 ditambahkan 30 tiang penerang yang masing-masing berdaya 1.000 watt. Dengan penerangan ini maka kondisi malam hari di Tol Cipularang menjadi terang. Tak hanya itu, penerangan yang demikian banyak ini diharapkan bisa menyibak kabut yang datang.
Kecelakaan yang terjadi di Tol Cipularang selama arus mudik dan balik antara lain mobil di KM 93+100 saat minibus Elf milik travel Citra menabrak truk yang ada di depannya. 6 Orang tewas dalam peristiwa itu.
Sebelumnya, pada Sabtu (3/9) sebuah Toyoya Avanza yang dikendarai pedangdut Saipul Jamil kecelakaan di KM 96+500. Istri Saipul, Virginia Anggraeni, tewas akibat kecelakaan tersebut. Bahkan saat tol ini belum lama dioperasikan, di KM 93 pernah terjadi tanah ambles yang mencelakai beberapa kendaraan.
(vit/fay)










































