Tinta Luntur Buatan Lokal, Produsennya Diblacklist Seumur Hidup
Senin, 05 Jul 2004 14:11 WIB
Yogyakarta -
Tinta gampang luntur yang digunakan coblosan pilpres adalah buatan lokal, bukan impor seperti pada pemilu legislatif 5 April lalu. Perusahaan pembuatnya akan dicap hitam seumur hidup.Demikian disampaikan Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin di sela-sela roadshow ke TPS-TPS di Yogyakarta, Senin (5/7/2004). "Saya baru menerima laporan dari Bandung dan Jakarta bahwa di beberapa TPS ada kejadian seperti itu. Tapi tidak di semua TPS. Buktinya punya saya bagus," aku Nazar sambil memperlihatkan jari kelingkingnya yang terdapat cap tinta warna hitam yang menempel kuat."Kami belum tahu perusahaan mana yang salah, akan kita cek lagi. Kalau sudah ketahuan perusahaannya, akan diblacklist seumur hidup dari KPU," katanya.Nazar menyatakan, tinta yang digunakan sekarang berbeda saat pemilu legislatif. "Dulu kita pakai impor, sekarang lokal. Ya kita juga ingi memajukan produksi dalam negeri," kata Nazar.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































