Keterangan yang diperoleh di Medan menyebutkan, jenazah Theresia dikebumikan tak jauh dari rumahnya yang berada di Desa Kaban Julu, Kecamatan Lae Parira, Dairi, sekitar 160 kilometer dari Medan ibukota Sumut. Ratusan warga mengantar jenazah ke pekuburan, dan pemakaman berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB.
"Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di rumah mertuanya, karena rumahnya sudah roboh akibat gempa," kata Richard M Lingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut yang berasal dari pemilihan Dairi, kepada detikcom melalui telepon, Rabu (7/9/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang bayi selamat walau terkena puing-puing reruntuhan rumah. Kini bayi lelaki tersebut sedang berada di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, Medan, untuk mendapat perawatan.
Gempa berkekuatan 6,7 SR terjadi pada Selasa (6/9/2011) pada pukul 00.55 WIB. Pusat gempa berada sekitar 59 kilometer Timur Laut, Singkil Baru, Aceh Singkil, Aceh, namun guncangannya dirasakan di sebagian besar daerah di Sumut. Terutama di daerah Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan serta Dairi. Di Dairi, kawasan yang paling rusak akibat guncangan gempa ada di Kecamatan Lae Parira.
(rul/her)










































