"Diungkap keterkaitannya melalui hasil rekaman dan bukti berupa pesan singkat atau SMS," tutur kuasa hukum Dharnawati, Muhammad Burhanudin di KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Rabu (7/9/2011) malam.
Burhanuddin mengatakan, selama ini dua pejabat Kementerian yang aktif menghubungi kliennya adalah Sekretaris Ditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) I Nyoman Suisanaya dan Kepala Bagian Program Evaluasi Ditjen P2KT Dadong Irbarelawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Burhanuddin membenarkan ada seorang yang bernama Dani Nawawi yang mengenalkan kliennya itu kepada Nyoman dan Dadong. Dani adalah orang diluar Kemenakertrans namun pernah aktif di partai politik. Menurut dia, kliennya mengenal Dani melalui hubungan bisnis dan pertemanan.
"Dharnawati ada rencana tender di sana kemudian dikenalkan dengan Nyoman dan Dadong. Mereka dikenalkan oleh Dani Nawawi. Dani ini orang luar, bukan dari Kemankertrans. Tetapi tidak jelas orang partai apa bukan. Dia tidak mengaku sebagai apa-apa meski mengaku pernah aktif di partai," imbuh Burhanuddin.
(mpr/her)










































