50% Napi LP Muaro Padang Tidak Nyoblos

50% Napi LP Muaro Padang Tidak Nyoblos

- detikNews
Senin, 05 Jul 2004 12:55 WIB
Padang - Dari 425 narapidana (napi) penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Muaro Padang, hanya sekitar 200 orang di antaranya yang dapat mengikuti coblosan pilpres. Di samping tidak memiliki kartu pemilih, ada juga di antara mereka yang tidak menerima panggilan pencoblosan.Hal tersebut disampaikan oleh Kepala LP Muaro Padang Rudi Gozali, SH, MH ketika ditemui detikcom di LP Muaro, Jl. Samudera, Senin (5/7/2004). "Sesuaiketentuan yang berlaku, mereka terpaksa tidak dapat mengikuti coblosan," ujarnya.Dikatakan Rudi, dibandingkan pemilu legislatif, pilpres di LP Muaro jauh lebih aman dan terkendali. "Selama proses pilpres, petugas LP nyaris tidak mengalami kendala yang berarti. Saya bersyukur, ketertiban dan keamanan selama pilpres berjalan aman di sini, termasuk pada masa kampanye," ujar Rudi.Meski keamanan cukup terjaga bukan berarti, petugas LP tidak memiliki strategi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan. "Kita tidak mengeluarkan seluruh tahanan sekaligus melainkan 10 10 orang," ujarnya.Salah seorang narapidana, Syahrial, ketika ditemui detikcom usai coblosan mengaku tidak mengalami kesulitan dalam melakukan coblosan. Menurutnya, proses pencoblosan pilpres jauh lebih mudah dibandingkan pemilu legislatif lalu. "Saya mengetahui cara pencoblosan surat suara dari radio. Kalau dari KPU, sosialisasi ke sini tidak ada," ujarnya.Terpidana 4,3 tahun penjara karena kasus narkoba ini menaruh harapan besar pada pasangan capres cawapres yang baru saja ia pilih. "Semoga saja mereka betul-betul dapat melaksanakan segala sesuatu yang telah mereka janjikan. Harapan saya, keadilan sosial di negeri ini dapat lebih terwujud lagi," demikian Syahrial. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads