Di Jabar, Banyak Pemilih Tak Buka Lipatan Kertas Suara

Di Jabar, Banyak Pemilih Tak Buka Lipatan Kertas Suara

- detikNews
Senin, 05 Jul 2004 12:39 WIB
Bandung - Pemilu presiden di Jabar berjalan relatif aman, tenang dan lancar. Kalau dalam pemilihan legislatif terdahulu para pemilih dipusingkan dengan ukuran kertas suara yang lebarnya "segede gajah", maka kali ini proses pencoblosan relatif lancar. Namun tetap saja ada pemilih yang tidak paham dan mencoblos tanpa membuka lipatan kertas suara. Walhasil, tembus hingga ke belakangnya.Kejadian mencoblos tanpa membuka lipatan kertas suara ini ternyata cukup banyak. Dari pantauan dan laporan yang diperoleh Ketua KPU Jabar Setia Permana, kejadiannya cukup banyak. "Berapa banyak, ya saya belum tahu karena belum ada laporan dari TPS-TPS. Sekarang masih berlangsung semuanya hingga pukul 13.00 WIB nanti," tutur Setia ketika dihubungi detikcom Senin (5/7/2004) pukul 12.30 WIB. Setia Permana sendiri melakukan peninjauan langsung jalannya pemilu presiden itu ke wilayah Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, dan Garut.Menurut Setia, berdasarkan surat edaran KPU Pusat yang lama jika kertas suara dicoblos tanpa dibuka lipatannya dulu, maka dinyatakan tidak sah. Namun akhirnya KPU Pusat merevisi sendiri klausul itu dan menyatakan bahwa surat suara yang demikian itu tetap sah. "Bekerja sama dengan KPUD-KPUD di daerah-daerah, dan saya dengar nanti dari KPU Pusat sendiri akan menyiarkan keputusan itu melalui TV dan radio bahwa surat suara yang demikian itu tetap sah," katanya.Ketika ditanya, apakah nantinya para petugas di TPS-TPS akan bisa mengetahui secara cepat ketentuan itu, Setia menyatakan bahwa dirinya optimis akan bisa segera disosialisasikan. "Saya rasa, teman-teman dari KPUD-KPUD sudah bergerak dan menjelaskan ketentuan itu hingga ke TPS-TPS," katanya.Hal-hal lain yang menonjol adalah seperti halnya di daerah lain tinta penanda pemilih ternyata begitu mudah luntur. "Itu juga akan menjadi bahan kajian kami dan dilaporkan ke pusat," kata Setia lagi.Secara umum, Setia menilai antusiasme dan situasi pemilu di Jabar cukup baik, aman dan kondusif.Sementara itu, dari pemantauan-pemantauan di beberapa TPS, karena mudahnya melakukan pemilihan kali ini tidak lagi terjadi antrean yang terlalu panjang seperti halnya pemilu legislatif dulu. "Kalau dulu mau memilih saja bingungnya bukan main. Membuka lipatan kertas suaranya saja hese (susah,-red) . Mencari tanda gambar partainya juga lieur (bingung,-red). Kalau sekarang mah, gampang pisan," kata Nana Sukmana (76), seorang pemilih di TPS 38 Sukagalih.Kertas suara yang begitu kecil dan setelah dibuka wajah-wajah yang tertera cukup mudah ditemui, membuat kakek 7 cucu ini cepat melakukan pencoblosan.Menginjak pukul 11.00 WIB, sudah banyak TPS-TPS yang kosong karena sudah selesai melakukan pemilihan. Kendati demikian, TPS-TPS ini tetap menunggu hingga pukul 13.00 WIB, batas waktu pemberian suara berakhir untuk kemudian akan langsung melakukan perhitungan suara. (asy/)


Berita Terkait