"Nama aslinya Caroline Ruhning Tyassasanti. Kelahiran tahun 1975. Dia ngakunya dokter rekonstruksi luka bakar dan bedah plastik," kata Bustanul 'Bokir' Arifin saat dihubungi detikcom, Rabu (7/9/2011).
Bokir - panggilan Bustanul - yang sebenarnya mengaku sebagai suaminya akhirnya melakukan klarifikasi. Dia dan Aisha memang memiliki hubungan asmara, namun belum menikah. Dia membuka jati diri Aisha setelah merasa menjadi korban kebohongan Aisha terkait kabar penculikan di Somalia .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akrab dengan anaknya di Twitter. Saya percaya dia dokter karena dia pernah dipanggil di RS Karawang dan RSCM untuk rawat medis gitu," ujarnya. Namun, Bokir sama sekali tidak pernah bertemu muka dengan anak-anak Aisha.
Menurut Bokir, dirinya berkenalan dengan Aisha melalui Twitter. Setelah itu Bokir melakukan kopi darat dengan datang ke rumah Aisha di Karawang. Jalinan asmara pun dimulai.
Setelah sekian lama, Bokir kemudian diberitahu Aisha bahwa dirinya hamil. "Dia pernah bilang hamil tapi berapa bulan saya nggak tahu. Saya datang ke rumah dia setelah sama-sama menjadi relawan di Yogya kemarin itu," ungkapnya.
Pertengahan Agustus 2011, kata Bokir, Aisha memang datang ke Brebes untuk menemui Bokir dan nenek Bokir. Kepada Bokir, Aisha pamit hendak berangkat ke Somalia. Saat itu, Bokir sempat meminta detil keberangkatannya, namun Aisha tidak mau mengabulkannya.
Karena itu, Bokir yang saat ini merasa tersudutkan dan menjadi korban kebohongan Aisha mendesak Aisha untuk terbuka kepada publik. "Ini saya juga sedang mendesak dia agar dia juga bicara dan klarifikasi. Tadi di DM (direct message) saya pukul 17.33 WIB katanya 'be carefull beri statement ke detikcom'," jelasnya.
Pengakuan Bokir bahwa Aisha adalah Carolina juga sempat diperbincangan oleh pengguna Twitter. Ada yang mempertanyakan apakah Aisha benar nama aslinya atau Caroline Tyas Sasanti. Ada juga yang menyebutkan Aisha bukan nama aslinya dan berprofesi sebagai guru seni di sebuah gereja.
Hingga saat ini keberadaan Aisha masih misterius. Dia belum mau muncul ke publik. Aisha yang kini mengaku di Karawang tidak bisa dihubungi detikcom. Namun, dia mau menerima telepon dari para aktivis Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Siapa sebenarnya Aisha? Apakah benar dia dokter lulusan Jepang? Apakah dia adalah pemilik akun @harintovardhan yang mengabarkan pertama kali penculikan Aisha di Somalia? Pertanyaan-pertanyaan ini masih belum terjawab.
(gus/asy)










































