"Untuk pelaksanaan KTT APEC 2013, kita masih kekurangan gedung-gedung pertemuan. Bali baru punya dua di Nusa Dua, tapi masih kurang, terutama untuk tahun 2015 ke atas," kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik di Kampus Mahasaraswati, Jl Kamboja, Denpasar, di Denpasar Rabu (7/9/2011).
Wacik mengatakan pemerintah telah memprakarsai membuat satu komplek baru, yakni di BIP di Jimbaran. Hanya saja pembangunannya masih tersendat karena menimbulkan kontroversi di Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun masih menuai kontroversi, Wacik mengatakan pembangunan BIP harus terus berjalan. BIP nantinya akan menjadi daya saing pariwisata Indonesia dengan Singapura.
"Ini harus terus berjalan karena baik untuk Bali. BIP akan menambah daya saing kita dengan Singapura. Saat ini kita masih kekurangan convention centre bertaraf internasional," ujarnya.
BIP akan menjadi kawasan wisata terpadu Taman Internasional Bali. Di dalamnya dibangun tempat tinggal untuk sekitar 25 para kepala negara peserta KTT APEC 2013.
"Kepala negara akan kita beri kenang-kenangan tinggal di tempat seperti yang kita rencanakan. Ini akan menjadi kenangan mereka seumur-umur," kata Wacik.
Wacik menegaskan pembangunan BIP telah didukung oleh surat Keputusan Presiden (Keppres).
(gds/rdf)










































