"Pasti kita akan berusaha bertemu, tapi belum tahu kapan. Pasti kita akan kontak lagi," Ketua Tim Relawan ACT ke Somalia, Imam Akbari di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (7/9/2011).
Tim ACT terdiri dari 4 orang yaitu Imam Akbari (ketua tim), Andika Purba (logistik dan dokumentasi), dr Aji Suranto (dokter spesialis anak), dan dr Nilam (dokter umum). Mereka telah kembali ke tanah air dan dijemput rombongan ACT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah kontak langsung, terus dia bilang mau istirahat dulu. Tapi kita belum tahu dimana posisinya," jelasnya.
Menurut Sugi, ACT ingin bertemu secara langsung menanyakan informasi soal penculikan di Somalia. Komunikasi yang sudah dilakukan, Aisha masih belum bercerita secara detail soal peristiwa yang menimpanya.
Β
"Aisha tidak menceritakan detail soal penculikan. Kita mau bertemu dulu dengan Aisha baru nanti kalau sudah siap dia muncul ke publik," tandasnya.
Berita hilangnya Aisha di Somalia memang misterius. Kronologi bagaimana dia diculik di Somalia, penuh kejanggalan. Salah satunya, Selasa kemarin Aisha tiba-tiba mengaku sudah berada di Qatar, setelah sebelumnya mengaku di Johannesburg. Padahal, dia mengaku tertembak di bagian bahu.
Benarkah memang Aisha pergi ke Somalia? Atau apakah relawan lepas ACT itu berada di Indonesia dan hanya mengaku-aku pergi ke Somalia?
Dari data-data yang ditelusuri detikcom, semakin terlihat bahwa Aisha tidak pergi ke Somalia. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah menelusuri data-data di Johannesburg dan Qatar, namun tidak ditemukan WNI bernama Aisha Wardhana. Dubes Somalia untuk RI Mohamud Olow Barow, juga memastikan pihaknya tidak pernah mengeluarkan visa untuk Aisha Wardhana.
Kalau dia tidak meninggalkan Indonesia, di mana perempuan yang mengaku dokter lulusan Jepang itu berada? Apa yang terjadi terhadap perempuan yang selama ini aktif di lembaga-lembaga kemanusiaan itu?
(did/fay)











































