Merasa Jadi Korban, Emosi Idris Meledak di Pengadilan Tipikor

Suap Wisma Atlet

Merasa Jadi Korban, Emosi Idris Meledak di Pengadilan Tipikor

- detikNews
Rabu, 07 Sep 2011 17:37 WIB
Merasa Jadi Korban, Emosi Idris Meledak di Pengadilan Tipikor
Jakarta - Manajer Marketing PT Duta Graha Indah, M El Idris selama ini terkenal sebagai sosok yang kalem. Namun kesan itu sirna dalam pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor.

Usai mendengarkan tuntutan selama 3 tahun 6 bulan, Idris meminta waktu kepada majelis hakim berbicara.

"Saya minta waktu yang mulia," kata Idris di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (7/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sinilah emosi Idris tak terkendali. Dengan berapi-api ia menumpahkan segala uneg-uneg yang ada di pikirannya.

"Mungkin yang musti dianukan, kalau korupsi yang harus diberantas itu sebabnya yang harus diberantas kita ini di hilir. Di hulunya Pak. Kita ikut saja karena itu kan proyek. Kita bukan cari uang. Demi Allah demi Rosulullah, kita cari proyek. Yang bajingan-bajingan itu yang cari uang," kata Idris.

Keluarga Idris yang berada di dalam ruangan pun langsung tepuk tangan. Ada juga yang memekikan takbir.

"Kami mengerti perasaan keluarga, tapi ini kan bukan pertandingan sepakbola," ujar ketua majelis hakim Suwidya berusaha menenangkan.

Menurut Idris, percuma saja jika KPK sering melakukan tangkap tangan pejabat yang melakukan dugaan korupsi. Selama sistemnya tidak ada yang dibersihkan, kondisi Indonesia tak akan berubah.

"Itu tidak membuat jera," jelas Idris yang masih berapi-api.

"Mesti ada pergantian 10 presiden, tetap tak akan berubah," tegas Idris.


(mok/mad)


Berita Terkait