Ketidakpuasan Masyarakat Atas Penanganan Kasus Munir Harus Direspons

Ketidakpuasan Masyarakat Atas Penanganan Kasus Munir Harus Direspons

- detikNews
Rabu, 07 Sep 2011 17:10 WIB
Jakarta - Tujuh tahun yang lalu, aktivis HAM Munir tewas diracun dalam penerbangan ke Amsterdam Belanda. Hingga kini, siapa pembunuh Munir masih menjadi misteri. Pemerintah harus bisa menuntaskan kasus itu.

"Ini sudah tujuh tahun, Saya kira pemerintah harus merespons ketidakpuasan masyarakat terhadap kasus itu. Pemerintah juga perlu lebih transparan dalam menanganinya," ujar anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, kepada detikcom, Rabu (7/9/2011).

Dengan menemukan siapa sebenarnya dalang pembunuhan Munir, kata Martin, pemerintah akan mendapat simpati publik. Namun pengungkapan kasus ini mesti dilakukan secara transparan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Transparansi itu yang harus dan paling penting," katanya.

Hari ini sejumlah orang melakukan aksi di depan Istana Negara, Jakarta, meminta pengungkapan kasus Munir. Sempat terjadi kericuhan dalam aksi ini.

Selain aksi massa, tuntutan pengungkapan kasus Munir juga datang dari pimpinan MPR. Wakil Ketua MPR, Lukman Hakim Syarifuddin bahkan mengusulkan agar Munir dianugerahi gelar pahlawan Nasional. Namun usulan ini ditentang Martin.

"Jangan terlalu diobral gelar pahlawan nasional itu. Nanti orang tidak menghargai lagi. Kan harus dikaji bagaimana jasa-jasa seseorang yang telah dibuktikan untuk kepentingan bangsa dan negara," tandas Martin.

(nal/nal)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini