Siswono Minta Cap Tinta Pemilu Cepat Hilang Diselidiki
Senin, 05 Jul 2004 10:48 WIB
Jakarta - Calon Wakil Presiden PAN Siswono Yudo Husodo meminta segera dilakukan penyelidikan terhadap ditemukannya cap tinta di jari, yang menjadi penanda sudah memilih, cepat hilang. Ia mencurigai adanya permainan."Sangat disayangkan ada TPS yang tintanya mudah hilang. Bisa jadi itu karena ditambah air atau apa. Bisa juga ada permainan sehingga harus diteliti dan diselidiki hal ini," kata Siswono.Hal itu disampaikan Siswono kepada wartawan usai menggunakan hak pilihnya di TPS 015, RT 07 Kelurahan Cipete, yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya di Jl. Abdul Majid no 48 Cipete, Jakarta Selatan, Senin (5/7/2004). Cap tinta, tandasnya, harus tahan lama minimal satu hari untuk menghindari adanya kecurangan. Sis yang mengenakan kemeja biru dan celana hitam itu mencurigai ada permainan di tingkat pengadaan tinta. "Saya rasa suplier harus diselidiki dan diteliti lagi,"katanya.Mengenai kemungkinan KPU terlibat, pasangan Amien Rais itu menegaskan, hal itu harus diteliti dulu. Di TPS tempat Siswono mencoblos kualitas tinta cukup baik. Cap tinta di jari agak susah dihilangkan. Kendati demikian ada dua orang ibu yang mengaku cap tinta di jarinya cepat hilang. "Ini saya pakai autan saja langsung hilang," cetus ibu tersebut. Siswono sekeluarga tiba di TPS sekitar pukul 10.00 WIB. Siswono mendapat nomor urut 165. Istrinya Ratih Gondokusumo, 2 anaknya Mutia dan Fitri serta 2 menantunya Hendra dan Tomy dan 2 pembantu ikut mendatangi TPS bersamaan Siswono. Saat Siswono memasukan surat suara, puluhan warga yang masih antre di TPS bertepuk tangan. Pasangan Amien itu opstimis akan masuk 2 besar untuk wilayah Jakarta.
(iy/)











































