Try Soetrisno: Tak Pernah Ada Militerisme di Indonesia
Senin, 05 Jul 2004 09:39 WIB
Jakarta - Mantan Panglima ABRI Try Soetrisno menegaskan militerisme, yang dikampanyekan untuk menolak capres berlatar belakang militer, tak pernah ada di Indonesia. Semua capres katanya adalah warga sipil.Hal itu disampaikan Try usai melakukan pencoblosan di TPS 60 Kelurahan, Menteng, Jakarta, Senin (5/7/2004). TPS tersebut juga merupakan tempat Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mencoblos. "Militerisme suatu ajaran yang semuanya diorientasikan kepada kepentingan militer. Kita tak begitu. Kita semuanya membangun untuk diorientasikan kepada kepentingan rakyat," kata Try. Seluruh capres termasuk yang berlatar belakang militer, kata mantan Wapres itu, adalah warga negara sipil. Wiranto, Susilo Bambang Yudhoyono dan Agum Gumelar sudah pensiun dari karir militer. "Mereka yang akan kita pilih sudah sama statusnya dengan kita sudah pensiun. Semuanya punya hak. Mudah-mudahan mereka dengan hati nurani dipakai pikirannya yang jernih," katanya. Saat ditanya siapa yang dipilihnya, Try enggan membocorkannya. "Ah itu rahasia," katanya.
(iy/)











































