Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit mengatakan, rumble strip adalah garis-garis di jalan yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan kendaraan sesuai standar. Cara ini efektif untuk mencegah kecelakaan yang timbul karena pengemudi kurang disiplin mengikuti lajur.
"Saya kira yang menjadi persoalan penting, memasang rumble strip untuk mengurangi kecepatan di wilayah kritis dan fatalitas risiko," kata Danang saat berbincang dengan detikcom, Rabu (7/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana dengan rambu tertentu seperti tengkorak atau monumen bangkai mobil yang pernah kecelakaan? Danang menilai peringatan semacam itu bagus-bagus saja. Namun, dia juga mengingatkan, terlalu banyak rambu justru bisa mengalihkan perhatian pengemudi.
"Itu (rambu tengkorak dan monumen) bagus-bagus saja. Tapi kalau kita lihat yang kita hindari terlalu banyak rambu, jumlah rambu harus diperhatikan. Tapi physical feeling seperti menggunakan rumble strip, bisa menyegarkan yang ngantuk," ucapnya.
Pagi tadi, terjadi sebuah kecelakaan di Tol Cipularang KM 93. Sebuah mobil travel menabrak truk di bagian belakang hingga menyebabkan enam penumpangnya tewas.
Empat hari sebelumnya, terjadi kecelakaan di Km 97 yang melibatkan artis Saipul Jamil. Sang istri Virginia Anggreini tewas dalam insiden maut tersebut.
(mad/asy)