"Kami bersama ketua umum dan ketua dewan pembina tentunya akan mengkristalkan putusan partai kami untuk merekomendasi nama-nama pimpinan KPK yang baru, namun saat ini masih tahap penjajakan dan melakukan studi untuk mencari yang terbaik bagi KPK ke depan," ujar Jafar.
Hal ini disampaikan Jafar saat ditemui detikcom di acara Malam Reuni Agrokompleks Universitas Hasanuddin, di Ballroom Hotel Grand Clarion, Makassar, selasa (6/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu Jafar juga menilai, pimpinan KPK ke depan harus lebih arif. Tidak hanya memberantas korupsi yang sudah terjadi, tapi juga bersikap preventif untuk mengupayakan tidak terjadinya korupsi di bangsa ini.
Jafar menganggap ke delapan nama yang saat ini sudah diajukan ke DPR sudah memiliki standar kualitas yang sama. Ia tidak memperdulikan hasil ranking yang diberikan oleh Pansel KPK. Namun secara pribadi ia menyebut salah satu nama kandidat yang juga berasal dari Sulawesi Selatan yang pantas lolos dari proses uji kelayakan di DPR, yakni Abraham Samad.
"Ke-delapan nama ini bagus, kawan saya semua, tapi secara pribadi saya mendukung Abraham Samad karena dia bukan hanya putra terbaik Sulawesi, namun juga putra terbaik bangsa," beber Jafar.
(mna/lia)










































