Presiden Tanyakan Kapolri Soal Ulah Suporter di GBK

Presiden Tanyakan Kapolri Soal Ulah Suporter di GBK

- detikNews
Selasa, 06 Sep 2011 22:42 WIB
Presiden Tanyakan Kapolri Soal Ulah Suporter di GBK
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan laga Indonesia vs Bahrain di stadion Gelora Bung Karno, saat suporter Timnas mulai menyalakan petasan. SBY sempat menanyakan kepada Kapolri, yang ikut menyaksikan jalannya pertandingan, mengapa kondisi bisa berubah menjadi tidak kondusif.

"Ditanyakan Presiden kepada Pak Kapolri mengapa bisa terjadi situasi seperti itu karena tidak lazim dalam pertandingan apalagi kualifikasi Piala Dunia," kata Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha.

Hal itu dikatakan Julian di stadion GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2011). Pertandingan Indonesia vs Bahrain di babak kedua sempat dihentikan wasit selama 10 menit akibat maraknya ledakan petasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi nanti ditanyakan kepada pihak panitia dan keamanan, saya belum bisa memberikan penjelasan di sini. Kenapa bisa begini? Kenapa sebetulnya?" imbuh Julian.

Saat meninggalkan GBK, SBY juga meminta Menpora Andi Mallarangeng dan Kapolri untuk tetap tinggal di stadion. "Untuk menjaga situasi tetap menjadi kondusif untuk bisa dilanjutkan kembali. Tapi Bapak Presiden tidak berkenan untuk terus melanjutkan menonton pertandingan," ujar Julian.

Seperti diberitakan, SBY meninggalkan kursi VVIP di balkon stadion saat pertandingan memasuki menit 70-an. SBY yang mengenakan kemeja merah putih itu meninggalkan stadion saat Timnas ketinggalan 0-2 dan para pendukung Timnas di GBK mulai menyalakan petasan. Menyalakan petasan dalam pertandingan adalah sesuatu yang dilarang FIFA.


(anw/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini