Nama dr Aisha Tak Terdaftar di Perhimpunan Dokter Bedah Plastik

Nama dr Aisha Tak Terdaftar di Perhimpunan Dokter Bedah Plastik

- detikNews
Selasa, 06 Sep 2011 14:42 WIB
Nama dr Aisha Tak Terdaftar di Perhimpunan Dokter Bedah Plastik
Jakarta - Siapa sebenarnya dr Aisha Wardhana? Benarkah dia memang dokter? Hal ini masih simpang siur, karena keberadaan Aisha masih misterius. Dia memang mengaku sebagai dokter bedah plastik lulusan Jepang. Namun, Aisha tidak terdaftar di Perhimpunan Dokter Bedah Plastik (PERAPI).

"Oh nggak ada. Bukan anggota PERAPI," kata sekretaris PERAPI, Agnes, saat dihubungi detikcom, Selasa (6/9/2011). Saat itu, Agnes ditanya apakah ada nama Aisha Wardhana sebagai anggota PERAPI.

Menurut Agnes, ada seorang dokter yang pernah menghubungi kantor sekretariat PERAPI dan meminta data dr Aisha setelah kabar penculikan di Somalia menjadi ramai. Agnes kemudian menelusuri data Aisha. Setelah dilacak, ternyata tidak ada nama Aisha Wardhana. "Saya sudah cek ke mana-mana. Nama Aisha nggak ada," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agnes pun sempat melihat foto Aisha yang ada di sejumlah media. Agnes mengaku tidak mengenal Aisha yang berperawakan gemuk itu. "Kalau lihat dari fotonya saya juga nggak pernah lihat," ungkapnya.

Direktur Eksekutif Komite Indonesia Solidaritas Somalia (KISS) Aksi Cepat Tanggap (ACT) Syuhelmaidi Syukur memastikan Aisha pernah membantu aksi kemanusiaan yang digelar ACT pada Juli 2011 di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Saat itu, Aisha yang mengenakan pakaian dokter membantu memeriksa kesehatan para TKI yang baru saja dipulangkan dari Arab Saudi.

Syuhelmaidi menerima bantuan Aisha setelah perempuan itu mengaku sebagai dokter bedah plastik lulusan Jepang. Namun, ACT tidak mengecek secara detil apakah Aisha memang benar-benar dokter dan background pendidikannya. "Karena dia menawarkan bantuan dan dia mengaku sebagai dokter, ya kita percaya saja. Kami tidak tanya-tanya background-nya," ujar dia.

Gara-gara membantu pemeriksaan kesehatan dalam aksi Tanjung Priok, ACT kemudian berencana memberangkatkan Aisha ke Somalia 19 Agustus 2011 lalu. Awalnya Aisha menyanggupi. Namun, tiba-tiba dia membatalkannya, karena mengaku ada acara pribadi yang tidak bisa ditinggalkan. Kabarnya dia akan meresmikan pernikahan dengan suaminya, Bustanul 'Bokir' Arifin, yang selama ini menikahinya secara siri.

Saat ini, kabar penculikan Aisha makin misterius. Bahkan, ada pihak menduga penculikan Aisha di Somalia itu tidak ada. Ini didasarkan pada informasi-informasi yang semakin janggal. Salah satunya, saat ini Aisha tiba-tiba mengaku berada di Qatar, setelah sebelumnya dia mengaku di Johannesburg. Padahal, dia mengaku tertembak di bagian bahu. Aisha juga mengaku segera terbang ke Indonesia.

Namun, komunikasi Aisha dengan ACT hanya dilakukan lewat Blackberry Messenger (BBM), sehingga informasinya belum tentu valid. Aisha idak mau berbagi nomor handphone, dengan alasan masih shock.

Bustanul 'Bokir' Arifin yang mengaku suami Aisha dan memperkuat informasi Aisha diculik di Somalia juga cukup misterius. Dia tidak melaporkan ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terkait penculikan terhadap istrinya. Bahkan, Bustanul tidak merespons telepon Kemlu yang proaktif menindaklanjuti kabar ini.

Benarkah memang Aisha pergi ke Somalia? Atau apakah dia berada di Indonesia dan hanya mengaku-aku pergi ke Somalia? Kalau dia tidak meninggalkan Indonesia, di mana perempuan itu berada? Siapa sebenarnya Aisha? Benarkah dia bukan seorang dokter? Pertanyaan-pertanyaan ini masih belum mendapat jawaban.

(gus/asy)


Berita Terkait