Syafi'i: Amien-SBY Bakal Bersaing di Pilpres Putaran Kedua
Minggu, 04 Jul 2004 05:15 WIB
Yogyakarta -
Siapa yang bakal lolos ke putaran kedua pemilu presiden dan wakil presiden? Kalau menurut Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Ahmad Syafi'i Maarif, di putaran kedua bakal bertemu Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla versus Amien Rais-Siswono Yudo Husodo. "Tapi peluang pasangan Megawati-Hasyim Muzadi juga sangat besar," kata Syafii Maarif kepada wartawan usai membacakan pernyataan sikap PP Muhammadiyah tentang pemilihan presiden dan wakil presiden di kantornya, Jl. Cik Ditiro Yogyakarta, Sabtu (3/7/2004).Menurut Syafi'i, merujuk berbagai polling yang ada, popularitas SBY selaku capres dari Partai Demokrat tampak menurun. Sedangkan capres dari Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais justru mulai meningkat. Namun, kans Megawati juga masih sangat besar. Tetapi dalam putaran kedua nanti, akan lebih menarik jika yang bersaing adalah SBY dan Amien Rais. "Kalau itu terjadi, pasti akan seru. Untuk bisa mencapai ke babak final memang sangat susah. Saya lihat saat ini Amien Rais dan SBY terus berkejar-kejaran. Itu sangat menarik," kata Syafi'i.Syafii memprediksikan pada 5 Juli lusa animo masyarakat akan jauh lebih besar dibanding pemilu legislatif yang hanya mencapai 78 persen saja. Diprediksikan, calon pemilih yang akan menggunakan hak suaranya hingga mencapai 90 persen. "Jika ini benar meningkat dan itu terjadi, maka Indonesia akan menjadi negara demokratis terbesar ketiga," tegas guru besar ilmu sejarah Universitas Negeri Yogyakarta, yang juga dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan Amien Rais itu.Ketika ditanya imbauan kepada warga Muhammadiyah untuk melakukan salat malam menjelang coblosan, Syafi'i mengatakan imbauan tersebut pada dasarnya memang pantas untuk didukung. Alasanya manusia itu bukan hanya berusaha saja tapi juga meminta dan memohon kepada Tuhan."Kita tidak hanya berusaha saja tapi juga minta bantauan kepada yang di atas untuk membantu kita," demikian Syafi'i.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































