Kemlu Tetap Lacak Keberadaan dr Aisha di Qatar

Kemlu Tetap Lacak Keberadaan dr Aisha di Qatar

- detikNews
Selasa, 06 Sep 2011 13:11 WIB
Kemlu Tetap Lacak Keberadaan dr Aisha di Qatar
Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus melacak keberadaan dr Aisha Wardhana. Setelah tidak menemukan jejak Aisha di Johannesburg, Afsel, Kemlu akan mengecek keberadaannya di Qatar. Ini dilakukan karena Aisha mengaku kepada pihak Aksi Cepat Tanggap (ACT) berada di Qatar.

"Kita akan coba cek, KBRI Doha di Qatar akan mengecek Imigrasi dan penerbangan dari Afsel," kata Direktur Perlindungan WNI, Tatang B Razak saat dihubungi detikcom, Selasa (6/9/2011).

Mengapa Kemlu harus melacak? Karena Kemlu hanya ingin melakukan kewajiban memberikan bantuan kepada Aisha. Apalagi dikabarkan Aisha mengalami luka tembak.

"Kami mengharapkan dr Aisha melapor ke KBRI, kami ingin tahu dia di mana. Kami akan menolong, kami akan memberikan bantuan apa pun," terang Tatang.

Sebelumnya dalam percakapan lewat BBM dengan pihak Aksi Cepat Tanggap (ACT), Aisha mengaku terbang ke Somalia dari Jakarta lewat Singapura kemudian ke Qatar. Nah kemudian Aisha - menurut putrinya sedang hamil 6 bulan - mengaku pergi ke Nairobi untuk melanjutkan perjalanan ke Mogadishu, Somalia.

Saat di Kota Garissa, Aisha mengaku didatangi sekelompok pria bersenjata. Saat itu 31 Agustus, pria bersenjata itu disangka Aisha, pengawal yang akan melindungi untuk masuk ke Somalia. Garissa sebelumnya menjadi titik keberangkatan tim ACT untuk masuk ke Somalia.

"Dia mengaku dipukul, kemudian terkena tembak di bahu. Kemudian dibawa keluar Kenya. Sampai ditemukan di Johannesburg, Afsel, Minggu malam," terang pihak ACT melalui Direktur Eksekutif Komite Indonesia untuk Solidaritas Somalia (KISS), Syuhelmaidi Syukur, saat dihubungi detikcom, Selasa (6/9).

Berita hilangnya Aisha memang misterius. Kronologi bagaimana dia diculik di Somalia, penuh kejanggalan. Salah satunya, saat ini Aisha tiba-tiba mengaku berada di Qatar, sebelum sebelumnya ditemukan di Johannesburg. Padahal, dia mengaku tertembak di bagian bahu.

Benarkah Aisha pergi ke Somalia? Atau apakah relawan lepas Aksi Cepat Tanggap (ACT) itu berada di Indonesia dan hanya mengaku-aku pergi ke Somalia? Kalau dia tidak meninggalkan Indonesia, di mana perempuan itu berada?

(ndr/asy)


Berita Terkait