ACT Sarankan dr Aisha Kontak Pihak KBRI di Qatar

ACT Sarankan dr Aisha Kontak Pihak KBRI di Qatar

- detikNews
Selasa, 06 Sep 2011 10:26 WIB
Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ikut sibuk mencari dr Aisha Wardhana yang dikabarkan diculik di Somalia. Kini, lewat pesan Blackberry Messenger (BBM), Aisha mengaku sudah berada di Qatar. Demi kemudahan kepulangan ke Indonesia, Aisha disarankan untuk mengontak KBRI di Qatar.

"Kita akan sarankan agar Ibu Aisha menghubungi pihak Kemlu," kata pihak ACT melalui Direktur Eksekutif Komite Indonesia untuk Solidaritas Somalia (KISS), Syuhelmaidi Syukur, saat dihubungi detikcom, Selasa (6/9/2011).

Pengakuan Aisha berada di Qatar disampaikan kepada ACT lewat BBM Selasa pagi. Aisha - relawan lepas ACT - mengaku selamat, meski sempat kena tembak di bahu. Dia berencana pulang ke Indonesia secepatnya. Saat ini, Aisha menunggu dijemput keluarganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, pengakuan Aisha ini belum bisa dipercaya seutuhnya. Sebab, Aisha hanya mau berkomunikasi lewat BBM. Belum ada kepastian bahwa yang berkomunikasi via BBM adalah benar-benar Aisha, karena sebelumnya ada kabar bahwa Blackberry-nya telah dititipkan kepada guide lokal bernama Charles Etoundi. Saat diminta kontak teleponnya, Aisha tidak mau berbagi, karena dia mengaku masih shock.

Melalui BBM, Aisha mengaku terbang ke Somalia dari Jakarta pada 26 Agustus 2011 lewat Singapura kemudian ke Qatar. Nah kemudian Aisha - menurut putrinya sedang hamil 6 bulan - mengaku pergi ke Nairobi untuk melanjutkan perjalanan ke Mogadishu, Somalia.

Saat di Kota Garissa, Aisha mengaku didatangi sekelompok pria bersenjata. Saat itu 31 Agustus, pria bersenjata itu disangka Aisha, pengawal yang akan melindungi untuk masuk ke Somalia. Garissa sebelumnya menjadi titik keberangkatan tim ACT untuk masuk ke Somalia.

"Dia mengaku dipukul, kemudian terkena tembak di bahu. Kemudian dibawa keluar Kenya. Sampai ditemukan di Johannesburg, Afsel, Minggu malam," terang Syuhelmaidi. Tidak didapat cerita bagaimana dari Johannesburg, Aisha bisa sampai ke Qatar dengan kondisi luka-luka.

Menurut Syuhelmaidi, Aisha mengaku akan segera pulang secepatnya ke Indonesia. Namun Aisha tidak menjelaskan kapan tepatnya dia akan terbang ke Indonesia. "Kami juga coba fasilitasi nanti setelah sampai di Indonesia, sekarang dia mengaku masih syok dan menunggu dijemput keluarganya," jelas Syuhelmaidi.

Kabar hilangnya Aisha di Somalia beredar lewat Twitter pada Minggu (4/9/2011) malam. Pihak ACT melalui pesan BBM dari Aisha yang saat itu mengaku dipegang Etoundi, juga mendapat informasi serupa. Namun, informasi kemudian yang berkembang simpang siur.

Pihak Kemlu sebelumnya sudah mencari tahu keberadaan Aisha di Kenya dan Afsel, namun tidak terlacak. Pihak Kemlu hanya bisa menemukan kelompok tim medis ACT yang akan kembali ke Indonesia dan sekarang berada di Nairobi.

Pihak keluarga Aisha yang coba dihubungi Kemlu tidak memberi respons. Padahal Kemlu menawarkan bantuan apa pun untuk memulangkan Aisha ke Indonesia.


(ndr/asy)


Berita Terkait