Hanya Mau Kontak Lewat BBM, dr Aisha Mengaku Berada di Qatar

Hanya Mau Kontak Lewat BBM, dr Aisha Mengaku Berada di Qatar

- detikNews
Selasa, 06 Sep 2011 09:54 WIB
Hanya Mau Kontak Lewat BBM, dr Aisha Mengaku Berada di Qatar
Jakarta - Di mana sebenarnya dr Aisha Wardhana? Setelah kemarin mengaku berada di Johannesburg, Afrika Selatan, kini Aisha mengaku berada di Qatar. Informasi ini belum bisa valid, karena Aisha hanya bisa dihubungi lewat Blackberry Messenger (BBM). Benarkah Aisha di Qatar?

Pengakuan Aisha berada di Qatar disampaikannya lewat BBM kepada pihak Akci Cepat Tanggap (ACT), Selasa (6/9/2011) pagi. "Tadi pagi kontak dengan beliau dengan BBM, dia mengaku sudah berada di Qatar dan sedang menunggu pulang ke Indonesia," kata pihak ACT melalui Direktur Eksekutif Komite Indonesia untuk Solidaritas Somalia (KISS), Syuhelmaidi Syukur, saat dihubungi detikcom, Selasa (6/9/2011).

Mengapa Aisha bisa berkomunikasi dengan BBM? Bukankah sebelumnya ada pengakuan bahwa Blackberrynya dititipkan kepada seorang guide lokal, bernama Charles Etoundi? Entah bagaimana ceritanya, yang jelas BB Aisha sudah kembali ke tangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lewat BBM kepada ACT, Aisha menceritakan kisah yang dialaminya. Dia mengaku selamat. Sayang, belum ada bukti yang jelas apakah benar Aisha yang berkomunikasi lewat BBM ke ACT atau orang lain. Saat ACT ingin menghubunginya lewat telepon agar bisa didengar suaranya, Aisha tidak mau berbagi.

"Kita tidak dikasih nomor kontaknya, dia hanya mau dengan BBM saja, masih syok katanya," terang Syuhelmaidi. Namun, karena Aisha mengaku selamat, Syuhelmeidi bersyukur dan berharap bisa segera pulang ke Indonesia.

Dalam percakapan lewat BBM, Aisha mengaku terbang ke Somalia dari Jakarta lewat Singapura kemudian ke Qatar. Nah kemudian Aisha - menurut putrinya sedang hamil 6 bulan - mengaku pergi ke Nairobi untuk melanjutkan perjalanan ke Mogadishu, Somalia.

Saat di Kota Garissa, Aisha mengaku didatangi sekelompok pria bersenjata. Saat itu 31 Agustus, pria bersenjata itu disangka Aisha, pengawal yang akan melindungi untuk masuk ke Somalia. Garissa sebelumnya menjadi titik keberangkatan tim ACT untuk masuk ke Somalia.

"Dia mengaku dipukul, kemudian terkena tembak di bahu. Kemudian dibawa keluar Kenya. Sampai ditemukan di Johannesburg, Afsel, Minggu malam," terang Syuhelmaidi.

Tidak didapat cerita bagaimana dari Johannesburg, Aisha bisa sampai ke Qatar dengan kondisi luka-luka. "Kami tidak tahu dia bersama siapa, sekarang dia ada di Qatar dan menunggu dijemput keluarga untuk kembali ke Indonesia," tuturnya.

Kabar hilangnya Aisha di Somalia beredar lewat Twitter pada Minggu (4/9/2011) malam. Pihak ACT melalui pesan BBM dari Aisha yang saat itu mengaku dipegang Etoundi, juga mendapat informasi serupa. Namun, informasi kemudian yang berkembang simpang siur. Hingga saat ini Kemenlu tidak bisa mendeteksi keberadaan Aisha.


(ndr/asy)


Berita Terkait