Buka Pameran P2KP, Mega Ingatkan Pencoblosan

Buka Pameran P2KP, Mega Ingatkan Pencoblosan

- detikNews
Sabtu, 03 Jul 2004 17:10 WIB
Semarang - Dalam kunjungannya di Semarang, Jawa Tengah selain meresmikan Kursus Anti Teror Internasional Presiden Megawati juga membuka Pameran Program Pengentasan Kemiskinan Perkotaan (P2KP). Namun dalam sambutannya, ia sempat mengajak masyarakat untuk mencoblos pada 5 Juli mendatang."5 Juli mendatang kita akan masuk dalam pemilu secara langsung. Saya mengharap masyarakat Semarang dan Jateng mengikutinya dengan antusias dan menggunakan hak pilihnya," kata Mega sesaat sebelum membuka pameran di Kawasan Simpang Lima Semarang, Sabtu (03/07/2004).Selain itu, Mega yang juga capres PDI-P itu juga meminta masyarakat untuk menjaga keamanan. Dengan adanya peran serta masyarakat diharapkan kondisi Jateng terus kondusif. Begitu mendengar perkataan Mega, beberapa pengunjung meneriakan "Hidup Mega", "Mega Presiden".Soal pameran, Mega mengatakan bahwa pameran itu merupakan buah kerja keras selama tiga tahun. Dalam jangka waktu itu, pemerintah selalu berupaya mengentaskan kemiskinan. Sehingga, ada perbaikan sedikit demi sedikit.Dalam acara yang bertajuk "Silaturahmi dan Temu Wicara: Mengurangi Kemiskinan Dengan Menciptakan Kesempatan Kerja Melalui Pemberdayaan Masyarakat' itu, Mega didampingi suami Taufiq Kiemas, Mendiknas Malik Fadjar, Sekjen PDI-P Pramono Anung, Gubernur Jateng Mardiyanto, dan Walikota Semarang Sukawi Sutarip.Usai memberi sambutan, Mega beserta rombongan meninjau beberapa stand. Masyarakat yang sudah menunggunya selama 3 jam sejak pukul 12.00 WIB segera mengerubunginya. Agaknya, mereka ingin melihat secara langsung wajah presidennya dan ingin berjabat tangan. Sekitar pukul 15.15 WIb Mega meninggalkan lokasi pameran.Pameran P2KPMenurut salah panitia P2KP, Hariyanto, pameran itu diikuti 59 kabupaten/kota se-Jawa dengan 64 stan. Selain pameran produk daerah, beberapa dirjen dan dinas pemerintahan juga ikut serta. Sehingga, jumlah stannya bertambah."Untuk isi stand, itu tergantung dari produk yang dihasilkan. Misalkan Batang, mereka memamerkan batik. Jogya juga batik. Yang membuat produk itu adalah Kelompok Swadaya Masyarakat binaan P2KP," katanya kepada detikcom di sela-sela pameran.Hariyanto menambahkan, dengan adanya pameran itu pihaknya berharap masyarakat bisa lebih mengenal produk lokal masing-masing daerah. Juga, agar masyarakat bisa mengetahui bahwa proyek pengentasan selalu berlanjut.Untuk menarik dan menghibur pengunjung, di lokasi pameran disediakan sebuah panggung yang cukup besar untuk pentas dangdut. Di ujung lainnya, pameran foto tim kampanye Mega-Hasyim masih berdiri dengan gagah. (djo/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads