"Sulit berharap ada perubahan di era SBY. Filosofi dia kan menjaga keseimbangan. Akan sulit bagi SBY untuk melepas menterinya, karena takut nanti malah berbalik melawan dia. SBY berpikir tidak ada gunanya menumpuk-numpuk lawan di akhir masa jabatannya," ujar ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti kepada detikcom, Selasa (6/9/2011).
Ray menyayangkan sikap SBY yang seperti tersandera oleh komposisi parpol dalam koalisi. Dia pesimistis evaluasi ini akan membuat gebrakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ray juga mencatat beberapa kali tidak ada tindakan nyata SBY untuk menyelesaikan permasalahan, termasuk kasus korupsi. Tindakan SBY hanya sebatas lips service.
"Paling pidato. Lalu evaluasi, lalu paling ada pembentukan satgas ini itu," kritiknya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menggelar evaluasi guna mencegah korupsi terulang di kementerian lain.
"Iya tentu Presiden nanti akan melakukan evaluasi terhadap kinerja kabinet. Ini memang tidak dilaporkan, tapi bersama-sama dengan pak wakil presiden, itu selalu dilakukan evaluasi," kata juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Bina Graha, Jakarta, Senin (5/9/2011).
Secara umum, Julian mengatakan bahwa Presiden SBY menyerahkan semua kasus yang melibatkan para pegawai kementerian ke proses hukum. Langkah evaluasi bukan untuk mengintervensi kasus, tapi untuk melakukan perbaikan.
(rdf/nrl)











































