"Uang Rp 1,5 juta dan handphone hilang," kata Rauf kepada wartawan di Polsektro Jatinegara, Selasa (6/9/2011) pagi.
Nasib naas yang menimpa karyawan toko karpet di Fatmawati, Jakarta Selatan, ini bermula ketika dirinya tiba di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (5/9) malam, setelah menumpang bus jurusan Karawang-Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya terima saja karena haus. Saya enggak tahu itu minuman apa. Waktu diminum seteguk sudah kerasa pusing, sampai saya sempat pingsan," ujar Rauf yang terus memegangi kepalanya dan meringis pening.
Entah bagaimana, Rauf tiba-tiba ditemukan oleh petugas Kepolisian Lalu Lintas dan kemudian membawanya ke Polsektro Jatinegara. Saat dibawa, Rauf masih dalam kondisi sempoyongan.
Karena terlihat masih linglung, Polisi meminta Rauf untuk menginap semalam di Polsektro Jatinegara sampai dia merasa pulih dari efek bius yang ditegaknya bersama minuman kaleng.
(ahy/rdf)











































