Pengunjuk rasa yang meninggal dunia itu Arkani bin Romli (43), warga Dusun 1, Desa Rantau Kroya, Kecamatan Sei-Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Menurut Islah Taufik Effendy, koordinator aksi, kepada detik.com, Senin (05/09/2011) malam, Arkani tewas setelah pingsan di lokasi unjuk rasa di Jalan Merdeka, depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Musi Banyuasin, Senin (05/09/2011), sekitar pukul 12.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Islah memperkirakan, Arkani terjepit dan didorong di tengah massa sekitar 1.000 orang, "Dia mungkin mengalami dehidrasi atau terjatuh dan terinjak. Tapi kami memperkirakan massa kami tadi ada yang menyusupi, yang sengaja merusak barisan pengunjuk rasa agar saling dorong," katanya.
Islah mengerahkan massa unjuk rasa yang mempersoalkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Kabupaten Musi Banyuasin 2011-2015. Mereka menuntut dilakukan verifikasi ulang terhadap DPT tersebut.
"Malam ini sejumlah data telah diverifikasi ulang oleh KPU," kata Islah.
Aliansi Partai Politik Pasangan Calon Pendukung Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza-Islan Hanura terdiri dari 22 partai politik, antara lain Partai Golkar, PPP, Gerindra, dan Hanura.
(tw/rdf)











































