"Kami masih menelusuri catatan kepergian atas nama Aisha Wardhana. Hingga sekarang belum bisa kami beritahukan," kata Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM, Herawan Sukoaji kepada detikcom, Senin (5/9/2011).
Namun pihak Imigrasi mengaku masih kesulitan karena minimnya data dari dr Aisha. Menurut Herawan, diperlukan data lain seperti tanggal lahir dan identitas lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Aisha dikabarkan hilang di Somalia pada 31 Agustus lalu. Pihak ACT mengaku mendapat kabar hilangnya Aisha dari local guide Charles Etoundi, yang tidak ikut diculik dan malah dititipi BlackBerry.
Kabar hilangnya Aisha masih simpang siur, namun kemudian kabar terakhir mengatakan perempuan itu sudah ditemukan. Tapi lagi-lagi informasinya masih simpang siur juga.
Namun Communication Manager ACT, Sugi Hartanto, mengatakan, kabar terakhir yang diterimanya tadi siang, Aisha dalam perjalanan menuju Qatar.
"Diperkirakan lusa akan sampai Jakarta. Tapi kita belum bisa memastikan karena belum ada kabar langsung dari Aisha," kata Sugi.
(feb/nvt)











































