Hal ini terungkap saat Walikota Medan, Rahudman Harahap menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kantor kedinasan di lingkungan Pemkot Medan, Senin (5/9/2011). Salah satu kantor yang dikunjungi adalah Dinas Kependudukan di Jl Iskandar Muda, Medan.
Berdasarkan daftar hadir, hampir semua pegawai datang. Namun Rahudman menemukan seorang pegawai yang hanya bermain games di depan komputer dan tidak melakukan pekerjaan sebagaimana mestinya.
Dalam kesempatan tersebut, Rahudman menginstruksikan kepada pegawai Dinas Kependudukan untuk memperketat pendataan penduduk guna mengantisipasi lonjakan ubanisasi di Kota Medan. Berdasarkan catatan Dinas Kependudukan Kota Medan, populasi penduduk mencapai 2.815.835 jiwa.
"Saya tidak mau ada KTP ganda atau identitas yang dibuat asal jadi. Tujuannya untuk mengantisipasi lonjakan pendatang ke Medan," ujar Rahudman.
Lain halnya di gedung DPRD Medan. Tingkat kehadiran anggota dewan hanya mencapai 50 persen, jauh lebih rendah dibanding tingkat kehadiran PNS Pemkot Medan. Ketidakhadiran anggota dewan ini ditandai dengan sepinya halaman parkir, ruang fraksi dan ruang lainnya.
(rul/fay)











































