Negara Arab Setuju Dirikan Badan Pengawas Pembiayaan Teror

Negara Arab Setuju Dirikan Badan Pengawas Pembiayaan Teror

- detikNews
Sabtu, 03 Jul 2004 12:01 WIB
Jakarta - Negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara setuju untuk mendirikan sebuah badan regional guna memerangi pencucian uang dan pembiayaan teror. Demikian diungkapkan seorang pejabat senior Bahrain.Badan baru itu akan bermarkas di Bahrain dan akan dibuka pada pertemuan tingkat menteri negara-negara Arab, November mendatang. Demikian ujar Ibrahim bin Khalifa al-Khalifa, Wakil Menteri Keuangan Bahrain.Hal tersebut disampaikan al-Khalifa di Paris, Perancis dimana para pejabat negara-negara Arab berkumpul di akhir pertemuan badan internasioal Financial Action Task Force (FATF) mengenai pencucian uang dan pendanaan teror.Organisasi baru yang direncanakan itu, disebut sebagai FATF Timur Tengah-Afrika Utara, akan menjadi "subdivisi regional" dari badan pengawas global, FATF. Demikian diterangkan al-Khalifa.Badan regional ini akan menerapkan standar yang sama dan langkah-langkah terbaik untuk menangani pembiayaan teror dan kejahatan. Demikian seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Sabtu (3/7/2004).Al-Khalifa menjelaskan, organisasi baru ini telah menerima dukungan secara politik dari Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi Arabia dan Uni emirat Arab. Sementara Tunisia, Aljazair dan Maroko telah mengisyaratkan dukungan mereka meski belum menyatakan komitmen akhir."Mereka semua telah menyatakan kesiapan untuk mendanai dan mendukung badan ini," tukas al-Khalifa.Pengumuman pembentukan badan baru ini keluar seiring desakan FATF yang berbasis di Paris, agar Arab Saudi mempertegas hukum dan kontrol atas trasfer keuangan dan mempercepat kerjasama dengan investigasi internasional.Patrick Moulette, Sekjen FATF, memuji undang-undang baru anti teror dan pencucian uang yang diberlakukan Arab Saudi tahun lalu. Namun dikatakannya langkah-langkah yang lebih tegas dari aparat masih diperlukan. (ita/)


Berita Terkait