Untuk diketahui, Hatta tinggal di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan. Wilayah tersebut memang tidak terkena imbas krisis air PT Aetra dan PT Palyja, sebab hanya pelanggan di Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan sebagian Jakarta Pusat yang menjadi korban.
"Aku jauh di selatan, Fatmawati enggak kena," kata Hatta saat ditemui di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Senin (5/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya apakah ada pengaruhnya krisis air tersebut pada ekonomi di tanah air secara keseluruhan, menurut Hatta itu memungkinkan. Karena itu, dia berharap agar masalah air di Jakarta segera diselesaikan.
"Kalau tidak bisa diatasi berkepanjangan, tentu mengganggu. Masa jebol," ucapnya.
Krisis air terjadi disebagian pelanggan Aetra dan Palyja sejak 31 Agustus lalu. Penyebabnya adalah pintu air Buaran di Kalimalang yang jebol.
Untuk sementara, dipasang tiang pancang yang berfungsi sebagai tanggul. Diharapkan, tidak lama lagi aliran air akan kembali normal.
(mad/feb)










































