"Tadi sempat terjadi rembesan karena retakan kecil, tapi sudah diperbaiki dengan melakukan timbunan untuk menahan rembesan," kata Sutrisno, Kepala Divisi Pengelolaan Air Perum Jasa Tirta II, saat ditemui di lokasi perbaikan pintu air yang jebol, Kalimalang, Jakarta Timur, Senin (5/9/2011).
Dia menduga rembesan dan retakan tersebut terjadi karena kontur tanah yang masih basah karena baru selesai pengerjaannya dan adanya amblasan di sekitar pintu darurat yang baru selesai dikerjakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sudah tidak amblas pasokan baru bisa berjalan normal," ujar Sutrisno.
Sementara itu, pasokan air baku untuk IPA Buaran disuplai sebanyak 4,9 meter kubik, Pulogadung 4,2 meter kubik dan Pejompongan 4 meter kubik.
Pantauan di lokasi, petugas Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan perbaikan di pintu sementara kali Buaran. Tiga petugas terlihat melakukan pengelasan di tiang pancang pintu air. Backhoe berukuran kecil terlihat melakukan pengerukan tanah guna memadatkan timbunan untuk tiang pancang.
(ahy/lrn)










































