Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Makassar, Hamsidar saat dihubungi detikcom, Senin (5/9/2011), menyebutkan pihaknya baru menerima laporan orang hilang pada hari Minggu (4/9/2011) malam, dari Daeng Nassa dan Daeng Bantang, salah satu keluarga penumpang kapal yang hilang tersebut.
Menurut Hamsidar, kapal nelayan jenis Jollorok tersebut bertolak meninggalkan Pelabuhan Rakyat Paotere, Makassar, pada tanggal 22 Agustus 2011 lalu. Usai menyetor ikan hasil tangkapan di TPI Paotere, kapal lalu kembali mengangkut 15 warga Pulau Dewakkang Lompo, Kabupaten Pangkep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami baru akan melakukan penyisiran dengan perahu karet di perairan yang dicurigai hilangnya kapal tersebut, perkembangannya akan kami informasikan selanjutnya," imbuh Hamsidar.
(mna/feb)










































