"Menakertrans itu tidak tahu apa-apa, difitnah pihak-pihak tertentu yang mencoba mempolitisasi permasalahan itu. Ini pendiskreditan karakter Menakertrans," tuding Ketua FPKB DPR, Marwan Jafar.
Hal ini disampaikan Marwan kepada detikcom, Senin (5/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi pengacara seperti Farhad Abbas harus berbicara sesuai fakta hukum. Banyak desakan kawan-kawan, dan kami akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mendiskreditkan Menakertrans yang juga Ketua Umum PKB," tegasnya.
Menrut informasi yang beredar di DPR, menurut Marwan, dua pejabat Kemenakertrans itu tidak bekerja atas perintah Muhaimin. "Jadi itu murni permainan orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan sesaat dengan mengatasnamakan Menakertrans," tegasnya.
Sebelumnya, pada Kamis (25/8) lalu KPK menangkap tangan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan, Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KT) I Nyoman Suisnaya, Kabag Program Evaluasi di Ditjen P2KT bernama Dadong Irbarelawan dan seorang pengusaha wanita bernama Dharnawati di beberapa tempat berbeda.
Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam penangkapan tersebut, KPK menyita uang senilai Rp 1,5 miliar yang ditemukan dalam sebuah kardus durian.
(van/fiq)











































