Tiang Pancang Rampung Dipasang, Suplai Air ke Pejompongan Bertahap

Tiang Pancang Rampung Dipasang, Suplai Air ke Pejompongan Bertahap

- detikNews
Minggu, 04 Sep 2011 15:34 WIB
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air memastikan pemasangan lembaran baja untuk memperbaiki pintu air Kalimalang yang jebol rampung hari ini. Beberapa instalasi air di kawasan Jakarta Timur mulai kembali dikucuri air baku.

"Hari ini selesai. Sekarang tinggal pembersihan tanah saja," kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Muhammad Amrun, saat ditemui di Kalimalang, Minggu (4/9/2011).

Amrun menjelaskan, dari 53 lembar baja yang disiapkan seluruhnya sudah terpancang di lokasi jebolnya pintu air. Pantauan detikcom, di lokasi kejadian terdapat 3 unit backhoe untuk mengebut pengerukan tanah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, uji coba aliran air ke instalasi air baku sudah dilakukan pihaknya. Beberapa instalasi air seperti di Bekasi, Pulogadung, dan buaran sudah menampung air baku secara bertahap.

"Kita lihat apakah ada kendala atau tidak. Bila dinyatakan aman akan ditingkatkan," ucap Amrun.

Debit air untuk Bekasi, Amrun menambahkan, sudah mulai dialiri 11 ribu liter per detik (11 meter kubik), Buaran 4 meter kubik, dan Pulogadung 5 meter kubik.

"Untuk pejompongan akan diujicobakan 2 ribu liter per detik, setiap jam akan ditingkatkan sampai kebutuhan amannya 6 ribu liter per detik," terang Amrun.

Pantauan di lokasi jebolnya pintu air kalimalang, para pekerja mulai mengangkut pasir penghalang air ke tepian sungai. Menurut Amrun, kondisi aman tiang pancang disebut aman apabila tidak ada perubahan dari pemasangan.

Tiang pancang sendiri dipasang di kedalaman 8 meter, panjang 12 meter dan dipasang sebanyak 53 lembar baja.

Tinggal pembersihan, pintu bekasi dibuka 11 meter kubik. 5 (5 ribu liter per detik), buaran, 4 Pulogadung, 16 meter kubik.


(ahy/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini