"Hari ini selesai. Sekarang tinggal pembersihan tanah saja," kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Muhammad Amrun, saat ditemui di Kalimalang, Minggu (4/9/2011).
Amrun menjelaskan, dari 53 lembar baja yang disiapkan seluruhnya sudah terpancang di lokasi jebolnya pintu air. Pantauan detikcom, di lokasi kejadian terdapat 3 unit backhoe untuk mengebut pengerukan tanah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat apakah ada kendala atau tidak. Bila dinyatakan aman akan ditingkatkan," ucap Amrun.
Debit air untuk Bekasi, Amrun menambahkan, sudah mulai dialiri 11 ribu liter per detik (11 meter kubik), Buaran 4 meter kubik, dan Pulogadung 5 meter kubik.
"Untuk pejompongan akan diujicobakan 2 ribu liter per detik, setiap jam akan ditingkatkan sampai kebutuhan amannya 6 ribu liter per detik," terang Amrun.
Pantauan di lokasi jebolnya pintu air kalimalang, para pekerja mulai mengangkut pasir penghalang air ke tepian sungai. Menurut Amrun, kondisi aman tiang pancang disebut aman apabila tidak ada perubahan dari pemasangan.
Tiang pancang sendiri dipasang di kedalaman 8 meter, panjang 12 meter dan dipasang sebanyak 53 lembar baja.
Tinggal pembersihan, pintu bekasi dibuka 11 meter kubik. 5 (5 ribu liter per detik), buaran, 4 Pulogadung, 16 meter kubik.
(ahy/gun)










































