Tak Ada Operasi Yustisia di Stasiun Senen

Tak Ada Operasi Yustisia di Stasiun Senen

- detikNews
Sabtu, 03 Sep 2011 14:29 WIB
Jakarta - Stasiun Senen, Jakarta Pusat, tidak akan menggelar operasi Yustisia untuk menjaring para pendatang baru yang datang ke Jakarta. Pihak pengelola menilai kewenangan itu milik pemerintah daerah.

Pantauan detikcom, Sabtu (3/9/2011), tidak ada operasi yustisia di stasiun ini. Tidak bisa dibedakan juga mana warga Jakarta dan pendatang.

Saat ditemui di kantornya, Wakil Kepala Stasiun Besar Senen, Wahyudin mengatakan, pihaknya tidak ada urusan dengan operasi tersebut. "Kami hanya menangani transportasi. Kewenangan yustisi itu ada di Pemda," ujar Wahyudin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Wahyudin, pihaknya hanya fokus untuk mengurusi masalah transportasi dan tidak ambil pusing dengan kehadiran para pendatang baru.

"Kalau memang ada pendatang baru yang datang, ya silakan-silakan saja," tegasnya.

Biasanya para pendatang ini dibawa oleh sanak keluarga mereka yang sudah lebih dulu 'bertarung' di Jakarta. Para pendatang ini pun biasanya belum tahu apa yang bakal kerjakan di Jakarta ini.

"Ya kan di Jakarta dulu mas, nanti kalau sudah berada di sini kan enak mau ngelamar ke mana-mananya," ujar Eni Kurniatun. Perempuan asal Tulungagung, Jawa Timur saat ditemui di stasiun.

Bagaimana jika nanti gagal mendapat pekerjaan? Dengan semangat muda yang masih membara, Eni menolak bicara pesimistis. Begitu juga dengan kemungkinan dia terjerat operasi Yustisi yang digelar Pemprov DKI, itu sama sekali tak dipikirkannya.

"Operasi Yustisi apa to? Nggak lah mas. Belum nyoba kok sudah ngomongin gagal," ujar Eni sambil berlalu.

(mok/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads